Cabut Gigi (Ekstraksi)
Prosedur pencabutan gigi yang rusak atau bermasalah dengan teknik modern dan minim nyeri
Prosedur Medis
Prosedur pencabutan gigi yang rusak atau bermasalah dengan teknik modern dan minim nyeri
- Infeksi akut yang belum terkontrol (sebaiknya diberi antibiotik dulu)
- Gangguan pembekuan darah (hemofilia)
- Sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi
- Riwayat endokarditis atau kelainan katup jantung (perlu antibiotik profilaksis)
- Hamil trimester pertama (sebaiknya ditunda)
- Diabetes tidak terkontrol
- Hipertensi berat tidak terkontrol
- Sedang konsumsi obat pengencer darah (konsultasi dokter untuk penghentian sementara)
Konsultasi dan pemeriksaan gigi oleh dokter gigi
Foto rontgen gigi jika diperlukan untuk melihat posisi akar
Pemberian anestesi lokal (suntik bius) di area gigi yang akan dicabut
Menunggu 5-10 menit hingga area mati rasa
Melonggarkan gigi dengan elevator (alat khusus)
Mencabut gigi dengan tang ekstraksi
Membersihkan soket gigi dari sisa jaringan
Menempatkan kasa steril untuk menghentikan perdarahan
Gigit kasa selama 30-45 menit
Instruksi perawatan pasca cabut dan resep obat
- Nyeri: Normal 2-3 hari, bisa diatasi dengan obat pereda nyeri
- Bengkak: Normal 2-3 hari terutama pada ekstraksi bedah
- Perdarahan: Perdarahan ringan 24 jam pertama adalah normal, jika terus berlanjut segera hubungi dokter
- Dry socket (alveolitis): Soket kering karena bekuan darah lepas (2-5% kasus), menyebabkan nyeri hebat 3-4 hari pasca cabut
- Infeksi: Jarang terjadi jika minum antibiotik sesuai resep
- Mati rasa sementara: Pada ekstraksi gigi bungsu bawah (jarang, biasanya pulih dalam beberapa minggu)
- Patah tulang rahang: Sangat jarang, biasanya pada tulang rahang yang sudah lemah
- Gigi tetangga goyang: Jarang terjadi pada ekstraksi yang sulit